Tampilkan postingan dengan label Aceh Lon Sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh Lon Sayang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

Sunset Hunter (Alue Naga)..

"Seperti kasih seorang ibu terhadap anaknya yang sepanjang masa tugas kuliah juga seolah tanpa henti-henti"..

Sore ini ditengah kepenatan tugas kuliah dan laporan-laporan aku bersama teman-teman setelah lelah bermain bola dan menontonnya akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi pantai Alue Naga, dengan niatan ingin melepas penat, rileks, dan menikmati sunset yang menurutku tempat ini sangat indah untuk dinikmati saat sunset menjelang.. Memang disini tidak menyediakan berbagai fasilitas yang biasa kita jumpai di pantai - pantai lain di Aceh, dan bahkan tergolong tidak terurus, namun itulah yang sebenarnya dicari oleh orang - orang seperti aku, yang ingin mencari ketenangan untuk sekedar menghilangkan penat tanpa perlu mengeluarkan biaya sedikit pun.. Dan juga tempat ini menjadi pilihan karena hanya berjarak beberapa KM saja dari kampus Universitas Syiah Kuala..

Beginilah beberapa foto pemandangan saat-saat kami menikmati suasana santai diluar aktifitas kuliah-kuliah-dan kuliah..


Belum sampai
Masih dijalan
Beberapa foto yang aku take saat masih diperjalanan, ada semacam tambak - tambak warga yang menggiring kita menuju pantai Alue Naga tersebut..

First step




Belum terbenam
Matahari nya masih sangat indah, semangat masih menggebu - gebu (lebay) untuk bisa nikmatin suasana yang jarang bisa di nikmatin..

Mau liat yang lebih oke lagi???

Minggu, 29 April 2012

Kisah Nabi Muhammad SAW Menjelang Ajal

Assalamu'alaikum..
Postingan kali ini akan lebih serius, mengenai kisah Rasulullah SAW menjelang ajal beliau tiba..
Umat Muslim wajib membacanya..

Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala nitu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah
kurma yang menjadi alas tidurnya.

Rabu, 11 April 2012

EarthQuake

Hari ini bener-bener hari yang sangat menegangkan, sore-sore 15.38 posisi aku lagi di kampus teknik dan pas nya di perpustakaan lagi buat laporan sambil dengar musik,aku ngerasa gak pusing dan goyang-goyang gitu, trus tiba-tiba aja ada yang neriakin apa coba ??  GEMPAA!! Sebenarnya di aku gak terlalu ngerasain ya, tapi karena panik juga langsung aja deh dari perpustakaan yang ada di lantai 2 buru-buru aku yang pertama buka pintu karena emang posisi aku lagi dekat dengan pintu dan lagi berdiri, trus lari aja gitu tanpa mikirin apa-apa lagi, Handphone aku  yang diatas meja pun kutinggalin di meja perpus sama tas dan barang-barang tugas yang lain, langsung aja gitu lari terus, gempa kali ini emang bener-bener deh, selama hidup udah hampir kepala dua(20 tahun) belum pernah ngerasain gempa yang sekuat ini, ini betul-betul hari yang sangat apalah gak ngerti.. #SEREM

Serentak pas aku keluar semua juga ikutan turun gitu dari gedung-gedung kampus mereka nya, semuanya berkumpul dihalaman luas yang gak ada bangunannya dihalaman gitu cari aman lah. Terus yang cewe-cewe dan ibu-ibu dosen maupun staf lainnya ada yang udah pada nangis, gempa nya udah lewat tiga menit belum juga berhenti, entah apalah yang ada dikepala aku saat itu, " apakah kiamat?? " itulah yang paling mengganggu di kepala aku, semua panik, semua berdzikir, dan ada bapak-bapak disitu mengumandangkan Adzan, aku pun ikut menyahuti adzan itu, betul deh seremnya minta ampun, Ya Allah, musibah apalagi yang akan engkau berikan kepada kami, teringat lagi delapan tahun yang lalu (26 Desember 2004) di Aceh juga gempa nya dan musibahnya berpotensi Tsunami, aceh bener-bener porak poranda saat itu, itu lagi kepikiran, uuhh ngeri nya!!

Ternyata memang gempanya cukup kuat ya, pantesan mau berdiri aja susah gitu, pusing banget, gempanya sampe 8,5 SR trus yang lebih lagi biasanya gempa susulan itu kecil-kecil aja, ini tiba-tiba aja gempa susulannya sampe 8,1 SR, jadi deh stay terus dikampus sampe maghrib, listrik seluruh Banda Aceh pun padam, orang semua lagi sibuk nyari tempat aman yang jauh dari pantai, semua aku yakin masih trauma dengan yang namanya TSUNAMI..

Sampek saat ini jam 20.00 masih aja aku ngerasa pusing gitu efek gempa tadi, emang sih masih ada gempa-gempa susulan yang kekuatannya kecil, semoga aja ga terjadi apa-apa, bensin motor pun habis, ahh nasib deh..
Di kost sepi banget, belum ada yang pulang, ini lagi rencananya mau nginap dirumah temen aja deh, yang jauh dari pesisir, rame-rame gitu, semoga aman-aman aja,..

(UPDATE)
Alhamdulillah, Aceh masih aman-aman aja, peringatan dini Tsunami juga udah dicabut, bangunan yang roboh pun gak terlalu banyak, dan kebanyakan para pengungsi udah balik ke rumahnya masing-masing, jaga kami selalu Ya Allah..

Selesai..

Selasa, 27 Maret 2012

Jangan Rusak Aset Negara

Yupp, udah agak lama gak posting apa-apa, lagi musim ujian sih, jadi agak #sibuk deh ..

Banda Aceh baru saja diguyur hujan ketika aku mulai mengetik postingan ini..
Hari ini Negara kita tercinta sedang merayakan hari demo Nasional #ehh..
Kenapa gitu ?? Karena hampir disemua daerah di Indonesia melakukan DEMO besar-besaran *kaya Bazar* aja, taukah anda pemirsa apa penyebab dari adanya DEMO tersebut ?? Masalahnya memang gak bisa dianggap sepele karena menyangkut *kantong*, masalahnya adalah "kebijakan" pemerintah yang akan menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

Monumen 

Walaupun DEMO tidak bisa dibilang wajar namun hal itu memang sudah menjadi ciri khas jika ada sesuatu yang bertentangan dengan main set rakyat Indonesia, karena negara kita adalah negara yang Demokratis, yang dapat mengemukakan aspirasi nya dengan berbagai cara, termasuk salah satunya DEMO walaupun terkadang yang terjadi malah pengrusakan aset negara, hal inilah yang mendasari aku menulis posting ini, karena ketika aku pulang dari kampus tadi siang, aku sedikit sedih dan kesal ketika melihat ada sebuah Monumen di Simpang Mesra, Banda Aceh (mungkin hanya sebagian yang tau) itu di coret dengan pilox bertuliskan "TOLAK KENAIKAN BBM" (aku tidak sempat memfoto karena kondisi yang tidak memungkinkan) sungguh goblok #maaf mereka yang mencoret itu, walaupun aku tau komunitas yang mencoret Monumen tersebut namun aku malas untuk mendeskripsikan mereka disini, udah terlanjur kecewa dibikinnya.

"Oke terserah loe mau demo apapun tapi ingat jangan pernah merusak aset negara, karena itu juga bisa merusak keindahan, bayangkan sebuah aset yang dibikin dengan pajak (uang rakyat) terus loe rusakin, gak penting banget sih .."

Menurut aku DEMO yang mereka lakukan hari ini sudah tidak ada gunanya lagi, kalau masalah minyak menurut aku udah gak bisa diganggu gugat lagi, karena ini menyangkut naiknya harga minyak "DUNIA" ya "DUNIA" Indonesia ini adalah bagian dari negara-negara yang ada di DUNIA, minyak-minyak yang ada di Indonesia ini gak sepenuhnya dari dalam Negri, namun ada juga campur tangan dari negera luar (Ekspor) jadi apabila harga minyak dunia sudah naik, maka tentu saja akan berhubungan dengan negara kita ini.

Jadi kalau boleh aku bilang gak perlu lagi deh loe semua bakar-bakar ban, itu juga bisa merusak ozon dan tentunya akan sangat mengganggu.
Tapi apapun yang aku katakan disini, inilah Indonesia, negara yang kita cintai *terserah deh loe gak cinta*  tapi dipenuhi oleh orang "latah" dan senangnya dalam satu barisan (DEMO) untuk menyampaikan aspirasi mereka, aku rasa ini pun penyebabnya karena para dewan "disana" jika kita tidak memancing keributan seperti DEMO mereka pun enggan untuk mendengarnya, jadilah kita bangsa yang suka sekali berdemo.
Tapi walaupun begitu kita tetap saja tidak boleh untuk merusak aset negara, itu mutlak tidak ada gunanya untuk kemajuan negara, yang ada untuk merenovasinya kembali membutuhkan anggaran negara, dan biaya yang dikeluarkan negara akan lebih besar hanya untuk litle thing seperti itu.

Aku mau ngajukin pertanyaan yang walaupun tidak akan ada yang menjawab",loe mau jawab??",ya loe yang disana.. Hahaha ..
Apakah kalian semua tau berapa besar utang negara kita terhadap Bank Dunia?? Coba deh kalian cari tau,gak perlu aku kasih tau disini,tanya sama paman Google aja udah..
Kita (aku) selama ini sudah menikmati apa yang seharusnya bukan untuk kita nikmati, yaitu BBM Bersubsidi, karena sebenarnya "itu" untuk rakyat yang "kurang mampu" dan taukah kita bahwa Subsidi itu sangat banyak memakan anggaran negara ?? Walaupun kita tau tapi kita seakan gak peduli, termasuk aku.

Semua ini telah menjadi pola fikir kita yang ditanamkan dari kecil, dan juga melalui "contoh-contoh" yang secara tidak langsung kita  "nikmati", kita sangat senag menikmati hal-hal yang murah *pastilah* tapi ada juga yang tidak seharusnya menikmati ini karena tentu saja hal tersebut bisa merugikan negara pada khususnya..

Oke diakhir tulisan ini aku cuma mau berpesan kalau demo itu jangan pernah merusak aset negara yang dibangun untuk mengindahkan negara kita sendiri, dan ubah semua main set kita untuk menerima kenyataan bahwa semua yang indah itu tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Selesai ...


Jumat, 16 Maret 2012

Elektro '10 Refreshing ke Pasir Putih & Bukit Presiden,Aceh Besar

Beberapa minggu lalu kami Elektro '10 Unsyiah liburan ke Pasir Putih setelah itu karena menurut kami foto nya belum cukup *dasar ALAy kami pun pindah lokasi ke salah satu bukit yang keren didaerah sana, kata orang ini sih namanya Bukit Presiden gitu, gak tau kenapa dikasih nama itu, entah apa pun sejarahnya ..



Perjalanan Menuju Pasir Putih

Bukitnya masih sangat Asri




Bergaya sebentar

Yang gak sanggup liat, lambaikan tangan anda ke monitor  -_-"
Pemandangan dari Atas Bukit


Selasa, 06 Maret 2012

INDONESIA dan HAK "Rakyat Kecil"-nya


Hak Asasi Manusia adalah hak prerogative bagi setiap orang yang telah dimiliki sejak dari lahir bahkan ada yang mengatakannya sejak didalam kandungan. Hak Asasi Manusia berlaku secara Universal. Dasar – dasar ham tertuang dalam UUD 1945 seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1 . Tulisan saya berikut ini berhubungan dengan diadakannya sebuah Kompetisi Ngeblog Tentang HAM yang dibuat oleh IHRBA (Indonesian Human Right Blog Award) dengan tema khusus “Hak Asasi Manusia disekitar mu”.

Mengenai tema tentang “Hak Asasi Manusia disekitar mu” saya menjadi sedikit bingung karena saya tidak termasuk orang yang kritis terhadap hal - hal disekitar saya, bisa dibilang saya sedikit cuek, jadi saya hanya mengetahui tentang “pelanggaran” Hak Asasi Manusia dari media saja.  Mendengar kata HAM hal yang pertama yang langsung terlintas di kepala saya adalah kasus yang mencuat belakangan ini mengenai seorang nenek yang mencuri singkong di hokum 1juta dan/atau hukuman 2,5 tahun penjara.

Kita fikir hal itu memang wajar, nenek tersebut memang pantas dihukum, tapi tahukah kita semua apa yang mendasari nenek tersebut nekat untuk mencuri singkong?? Alasan yang keluar dari mulutnya adalah dia sudah terlalu miskin dan sangat lapar, juga anak cucunya dalam keadaan yang tidak sehat.

Tentu hal ini ada hubungannya dengan Hak Asasi Manusia, bayangkan saja ada seorang warga Indonesia yang mengalami kesusahan yang sebegitu parahnya, dia tidak tau lagi harus melakukan apa untuk mampu bertahan hidup bersama anak cucunya. Saya membandingkan dengan kehidupan mewah dari para Anggota Dewan yang ada di DPR sana, saya sangat kecewa dengan pemberitaan mengenai biaya Renovasi Gedung DPR yang menelan biaya anggaran hingga milyaran rupiah itu saya anggap sangat berlebihan, mereka menuntut kemewahan pada gedung DPR alih – alih untuk kenyamanan, akan tetapi kinerja mereka tidak ada yang bisa dibilang baik, banyak sekali kasus – kasus yang belum diselesaikan oleh “mereka” saya tidak akan member contohnya disini, karena menurut saya semua orang sudah mengetahuinya.

Bayangkan dengan dana yang hingga milyaran itu dianggarkan untuk merenevosi gedung tapi sangat banyak masih warga Negara Indonesia yang masih menderita kemiskinan, bahkan untuk makan sehari – hari saja mereka tidak tau, menurut saya bukannya mereka tidak mau berusaha (walaupun ada yang tidak mau berusaha) tapi karena lapangan pekerjaan yang sangat susah dan sempit, banyak sekali senior – senior saya yang sudah lulus dari beberapa tahun yang lalu masih saja belum memiliki pekerjaan yang sesuai dengan ilmu yang digelutinya.  Jadi bukan salah rakyatnya yang mengalami kemiskinan tapi menurut saya ini adalah kesalahan dari pemerintah yang belum mampu untuk mewujudkan Negara Indonesia yang rakyatnya bisa hidup sejahtera.

Kembali ke kasus diatas tadi, sebenarnya banyak sekali kasus serupa di Indonesia ini mengenai masalah kemiskinan seperti itu, tapi tetap saja tidak pernah ada solusinya, bayangkan, dimanakah yang dikatakan Hak bagi rakyat Indonesia yang telah menjalankan kewajiban nya bernegara yang baik dan benar, apabila rakyat yang telah menjalankannya dengan baik dan benar saja tidak mendapatkan haknya maka jangan salahkan jika ada orang yang tidak baik melakukan berbagai kecurangan termasuk mencuri dan sebagainya. Karena kita semua tau kita akan mendapatkan “HAK” kita setelah kita menjalankan “Kewajiban”.

Indonesia dengan jumlah rakyatnya yang melebihi 300.000.000(Tiga Ratus Juta) jiwa saya rasa bukanlah sebuah Negara yang sejahtera hal ini saya rasa juga ada hunbungannya dengan banyaknya rakyat di Indonesia, hal ini juga menjadi kesalahan warga Indonesia yang tidak mengindahkan program KB (keluarga berencana) dari pemerintah yang sudah dicanangkan sejak tahun 2002. Jadi menurut saya karena hal seperti itulah pemerintah tidak mampu untuk memenuhi semua HAK rakyat Indonesia, tapi jika kembali ke masalah “Renovasi Gedung DPR” saya kembali dibuat bingung oleh pemerintah Indonesia, bagaimana bisa mereka tidak memikirkan rakyatnya padahal mereka itu adalah “Suara Rakyat”.

Berbicara tentang HAK sebenarnya banyak sekali yang bisa dikatakan sebagai sebagai HAK Manusia, seperti Hak Untuk memeperoleh keamanan, kenyamanan, dan berbagai macam yang lainnya. Ada beberapa hal yang disekitar saya yang menurut saya hal itu merupakan “pelanggaran” HAM

Saya tinggal di daerah dekat Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin  di Banda Aceh, tepatnya saya mengontrak didaerah itu karena saya berasal dari Lhokseumawe,Aceh dan saya kuliah di Universitas Syiah Kuala, jadi di daerah sekitar Rumah Sakit itu banyak orang yang berjualan makanan apa saja, mulai dari Nasi Bungkus, cemilan, hingga buah – buahan dan lokasinya itu dipinggir jalan, tentu saja hal itu mengganggu kelancaran pengguna jalan, jadi yang menurut saya “Pelanggaran” itu adalah dilakukannya penertiban penjual yang mengganggu lalu - lintas yang terkesan “keras” dan memaksa, tapi menurut saya lagi itu memang kesalahan mereka yang berjualan tapi seharusnya ‘mereka’ yang merasa perjalanannya terganggu seharusnya memberi tempat untuk berjualan yang layak sehingga jalanannya tidak terganggu dan jika melakukan penertiban jangan terlalu terkesan “keras” sehingga menimbulkan pendapat bahwa Pihak Pengaman itu orang yang tidak baik yang bertindak semena – mena sehingga melanggar Hak Asasi Manusia.Karena mereka yang berjualan kan memiliki hak untuk berjualan. Dan salah satu Solving dari masalah tersebut adalah telah diperlebarnya jalan disekitar Rumah Sakit. Saya rasa pemerintah telah melakukan kewajibannya.

Ada lagi cerita tentang HAM yang terjadi di Banda Aceh ini, bahkan sampai dipermasalakan di tingkat nasional, mungkin agak terdengar ini berlebihan karena biasanya masalah yang terjadi di Aceh jarang sekali muncul ke ranah nasional, apalagi Internasional, entah mengapa saya pun tidak tau. Masalahnya yang terjadi adalah ditangkapnya segerombolan anak-anak terlantar yang lebih dikenal disini dengan sebutan anak "PUNK", saya rasa semua sudah tau, karena banyak yang membicarakannya, mereka ditangkap secara paksa di taman Blang Padang, disana banyak "mereka-mereka" itu berkumpul, mereka di botaki rambutnya dan juga diberi "pelajaran" oleh pihak yang berwajib dalam bidangnya, saya heran mengapa mereka sampai "dipaksa" seperti itu karena selama saya berada di Banda Aceh ini (2 tahun) saya sering kesana(Blang Padang) dan saya tidak melihat mereka membuat masalah, hanya saja mungkin orang akan merasa takut jika mereka ada disekitar nya. Jelasa masalah ini melanggar HAM, terserah mereka mau hidup sebebas apa, toh mereka tidak mengganggu siapa-siapa, walaupun (maaf) merusak pemandangan,karena mereka seperti anak yang tidak ter-urus, di daerah Islam seperti Banda Aceh ini saya rasa itu memang menyalahi aturan karena pada perkumpulan mereka ada laki-laki dan juga perempuan bergabung disana menjadi satu kelompok, bahkan mirisnya saya lihat mereka ada juga yang sudah punya bayi.

Aneh nya setelah "pelajaran" yang diberikan oleh pihak yang berwajib disini, tetap saja masih ada "mereka-mereka" disana, jadi yang saya bingungkan sebenarnya apa guna dari proses "pelajaran" yang telah dilakukan kemarin-kemarin itu?? Memang Indonesia ini terkenal sebagai negara yang serba tanggung, tidak pernah ada yang efektif dan tuntas Solving yang diberikan.

Seseorang juga mempunyai HAK untuk mengeluarkan ide atau pendapat, seperti yang sedang saya lakukan saat ini, saya mengeluarkan ide atau pendapat saya melalui sebuah tulisan. 

Selesai ...

Sabtu, 04 Februari 2012

Menikmati Hembusan Angin Pantai Pusong Aceh Utara

Mungkin di Aceh Utara,khususnya di seputaran Lhokseumawe tidak terlalu banyak tempat wisata yang tertata atau di jaga,namun ada beberapa tempat yang telah menyediakan beberapa fasilitas yang cukup memadai,berikut ada sebuah tempat didaerah Pusong,cara memnemukannya jika anda dari Lhokseumawe menuju arah barat ( Banda Aceh) tempatnya ada setelah Pasar Blang Tuphat di dekat Pabrik PIM (Pupuk Iskandar Muda) Jika anda bertanya kepada orang disekitar sana tanya aja Pelabuhan Krueng Geukueh,pasti mereka akan menunjukkan arahnya,dan jika anda melihat Foto ini :



Anda akan menjumpai sebuah jalan setapak yang dapat dilalui kendaraan namun tidak terlalu mulus,dan lurus aja terus kedepan..


Berikut beberapa foto pemandangan dan fasilitas disana :




Parkiran

Balee

Fasilitas Karaoke

Order Place







Pondokan














Banyak makanan yang tersedia disini,mulai dari Nasi Goreng,Mie Aceh,Ikan Bakar dan bermacam makanan lainnya,Minuman juga banyak segala Juice dan Soft Drink juga tersedia.. Tempatnya agak jauh dari laut lepas jadi lumayan aman, tapi kalau memang mau mencari suasana yang lebih dekat ke pantai bisa majuan dikit jalan kedepan, juga ada tempat seperti pondokan didepan.
Tempatnya cocok untuk keluarga maupun pacaran,hehehe ...





Foto By : Asrian Asril
Camera : Samsung Galaxy ST S-5670

Kamis, 02 Februari 2012

Selasa Pagi Di Ulee Lheu,Banda Aceh..

Selasa,03 January 2012,Hari ke 3 ditahun baru 2012 ini,kami Mahasiswa Elektro Unsyiah 2010 seperti biasa sering jalan-jalan,berhubung hari ini hari aktif jadi tidak banyak yang ikut jadi cari yang dekat kami ke pantai Ulee Lheu aja deh...

Laut Tanpa Ombak setelah melalui Pemecah Gelombang
Sepi
Sudut Pandang Yang Berbeda
Motor-motor kita

Puing-puing Tsunami 2004
Suasana Pantai Yang Sepi
Mesjid Ulee Lheu
Fasilitas Pantai

Pantai Ulee Lheu dikenal sebagai pantai paling ujung di pulau sumatra,dan bukan satu-satunya yang paling indah di Aceh,masih banyak Pantai dan Laut yang ada di Aceh khususnya Banda Aceh yang sangat indah,indah,nantikan foto-foto selanjutnya..


abang asrian

Kamis, 05 Januari 2012

Air Terjun Suhom, Wisata Alam Yang Masih Alami


Air Terjun Suhom
               Lokasi wisata alam Air Terjun Suhom, saat ini terutama pada setiap    hari libur selalu ramai dipadati pengunjung yang berekreasi, baik warga lokal maupun wisatawan asing. Berbeda halnya ketika kondisi Aceh masih terjadi konflik, sedikit sekali orang yang berkunjung ke sana.
Pengunjung yang berasal dari luar kota atau turis mancanegara yang berkunjung biasanya ingin mengetahui lebih mendalam tentang seluk beluk Air Terjun Suhom, di tempat ini terdapat pemandu wisata yang berasal dari warga lokal.

Air terjun ini ramai dikunjungi terlebih setelah musibah Tsunami,sebelumnya hanya wisata pantai yang dikunjungi oleh wisatawan.
Posisi air terjun ini berada di tengah panorama alam yang indah dan alami. Di sekitarnya terdapat banyak pohon durian, sehingga pada musim durian banyak yang berjualan durian di sekitar air terjun. Di samping itu, di sekitar air terjun juga terdapat lokasi yang dapat digunakan untuk berkemah (camping).
Air terjun yang deras ini juga menjadi sumber energi listrik bagi masyarakat di sekitar air terjun Desa Kreung Kala. Sebuah pembangkit listrik tenaga mikrohidro kini telah dibangun di dekat air terjun dan dioperasikan untuk mengaliri listrik kepada 200 KK (Kepala Keluarga) penduduk Desa Kreung Kala.
Sepanjang perjalanan dari Banda Aceh menuju ke lokasi air terjun, terhampar pemandangan yang menakjubkan dengan keindahan yang luar biasa, deburan ombak dan pasir putih terlihat dekat di sepanjang jalan, dan tampak pula barisan pegunungan yang tinggi dan indah.
Air terjun ini terletak di Desa Suhom dan Desa Kreung Kala, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia.
Untuk mencapai Air Terjun Suhom dari Banda Aceh, memerlukan waktu kurang lebih satu jam dengan menggunakan angkutan. Perjalanan ke sana melalui rute Banda Aceh – Calang (Aceh Jaya), melewati Pantai Lampuuk, Pantai Lhoknga dan Kecamatan Leupung.
Saban harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu tempat yang berlokasi sekitar 55 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh tersebut kerapkali dikunjungi ratusan bahkan ribuan masyarakat dari Banda Aceh dan Aceh Besar, bahkan ada juga yang sengaja datang dari Lamno, Kabupaten Aceh Jaya.
Selain memiliki kolam pemandian yang luas dan dalam, para pengunjung yang datang juga dapat menikmati pemandangan hijau dan suguhan makanan dan minuman dari sejumlah warung yang dikelola warga setempat dengan harga yang relatif murah.
Dan bagi pengunjung yang merasa penasaran dengan sumber aliran air terjun yang terdapat di puncak gunung dapat menelusurinya dengan mendaki sejumlah tangga yang terjal. Namun untuk hal yang satu ini hanya diperbolehkan bagi kaum lelaki saja, sesuai yang dituliskan pengelola objek wisata di pintu tangga.
“Pengkhususan jalur naik ke atas bagi laki-laki ini bertujuan untuk menghindari terjadinya berbagai hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam, terlebih di sana hutannya sangat lebat dan jauh dari jangakauan mata kita,” kata salah seorang warga setempat, Abdullah.
Meskipun pada masa konflik, objek wisata ini sempat ditinggalkan dan tidak terurus, namun kini wisata air terjun Lhoong mulai kembali dilirik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara serta lingkungannya pun semakin tertata rapi dan bersih.
“Pada masa konflik, daerah ini termasuk kawasan yang sangat rawan bahkan menjadi zona hitam. Jadi wajar saja kalau dulu wisata air terjun Lhoong ini jarang diketahui oleh masyarakat,” ujar Abdullah.
Sementara, Mistaruddin, pengunjung dari Banda Aceh mengatakan, wisata air terjun Lhoong merupakan tempat yang sangat ia gemari untuk dikunjungi, selain masih sangat alami, tempat tersebut juga mudah dijangkau.
“Memang jalan Banda Aceh – Meulaboh saat ini masih dalam proses pembangunan, tapi meski demikian jarak tempuh menuju ke sini masih bisa dilalui dengan kendaraan bermotor dan hanya memakan waktu 1 jam dari Kota Banda Aceh,” kata Mistaruddin.
Sudut Pandang Atas
Indahnya
                                     


Indah
Air Terjun Alami





Air Terjun Suhom



















Jadi bagi anda yang menyukai objek wisata alam dan masih natural, tidak ada salahnya untuk mencoba mengunjungi air terjun Lhoong, Aceh Besar guna menikmati panorama alam yang natural lelah penat selama bekerja mungkin akan sirna seketika anda tiba di sana.Perjalanan bersama teman-teman jauh lebih enak lho!!!